Religi

Rest Area Haul Datu Qabul Desa Marampiau Penuh Kebersamaan

Foto Berita

**Rest Area Jemaah Haul Datu Qabul: Tempat Singgah dan Istirahat Menuju Kebahagiaan Bersama** Pada pagi cerah tanggal 27 September 2025, jam 07:45 tepatnya, sebuah peristiwa istimewa terpampang di Mesjid Sirajul Huda Desa Marampiau, Rt. 04 Rw. 02. Suara riuh rendah jemaah yang datang dari berbagai penjuru memenuhi udara, membawa semangat dan kebersamaan dalam perjalanan menuju kebaikan bersama. Di tengah gemerlapnya matahari pagi, terhampar Rest Area Jemaah Haul Datu Qabul sebagai tempat singgah dan istirahat. Sejenak, lelah perjalanan mereka tertawa bersama, berbagi cerita dari tanah kelahiran masing-masing, dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan spiritual yang mereka tuju. Bagi jemaah Haul Datu Qabul, tempat ini bukan sekadar berhenti sejenak. Ia adalah oase kebersamaan dan silaturahmi yang menjaga persaudaraan mereka tetap hangat. Di sini, aroma harum masakan yang tersaji di sebuah meja panjang dipenuhi dengan hidangan seperti lontong , sup ayam, ikan kering,  sayur humbut, sambal acan dan lain-lain. Jemaah beriringan duduk melingkar, menyantap sajian nikmat dari tuan rumah dengan penuh syukur. Percakapan-pencakapan ringan beralih menjadi dialog mendalam tentang kehidupan, agama, dan esensi keberagaman yang mempersatukan mereka. Melalui langkah-langkah kecil seperti inilah, perjalanan spiritual jemaah Haul Datu Qabul tak lagi sebatas ziarah biasa. Ia menjadi ajang pembelajaran, refleksi diri, serta wadah untuk menyatukan hati yang rindu damai dalam keragaman. Maka rest area ini tetap hadir sebagai tonggak kebersamaan dan keikhlasan. Setiap suapan, setiap tawa, dan setiap doa, menjadi ikatan tak terlihat namun kuat di antara mereka. Demikianlah, jemaah Haul Datu Qabul melangkah dari rest area ini dengan hati yang penuh kebahagiaan dan kenangan indah. Mereka tak hanya memperoleh istirahat fisik, tetapi juga medan spiritual yang memperkaya jiwa-jiwa yang haus akan cahaya ilahi. Di masa depan, saat mereka mengenang kembali momen indah di Mesjid Sirajul Huda, mereka akan tersenyum penuh syukur. Sebab, di sinilah awal dari perjalanan spiritual yang membawa mereka menuju kebahagiaan sejati, sebagai saudara seiman dalam perbedaan.